BERITA

PELUANG

Herdiana Dewi Utari, Dari Ibu Rumah Tangga hingga Jadi Pelopor Teh Herbal DEWITI yang Mendunia

Namun, perjalanan bisnis Herdiana tidak selalu mulus. Pandemi COVID-19 di 2020 menjadi tantangan besar bagi usaha ini. Meskipun produk teh herbal sempat booming, pada awal pandemi, produk Dewiti mengalami overstock akibat penutupan toko retail dan perubahan tren pasar. "Masyarakat lebih mengenal produk herbal yang identik dengan istilah empon-empon corona," ungkap Herdiana.

Untuk mengatasi krisis tersebut, CV Dewi Makmur merespons dengan cepat dengan mengembangkan produk baru bernama Wedang Jangkep, yang terbuat dari rempah-rempah khas. Produk ini dipasarkan sebagai minuman peningkat imunitas tubuh, sebuah respons terhadap perubahan permintaan di tengah pandemi. "Wedang Jangkep ini sesungguhnya sudah dikenal sejak masa nenek moyang," jelasnya.

Tidak hanya fokus pada kualitas rasa, Herdiana juga memperhatikan aspek legalitas dan sertifikasi produk. Saat ini, DEWITI telah memperoleh sertifikat MUI, sertifikat kesehatan dari dinas kesehatan setempat, dan Sertifikat UKOT (Usaha Kecil Obat Tradisional), yang menjadi jaminan kualitas bagi konsumen.

Selain memproduksi teh herbal bermerek DEWITI, CV Dewi Makmur juga melayani jasa maklun (toll manufacturing) untuk produk teh dengan merek lain dan menyediakan layanan kunjungan wisata edukasi kesehatan.

Dengan cakupan distribusi yang kini mencakup berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Bali, dan Ambon, serta pasar internasional di Malaysia, Korea Selatan, Jepang, dan Singapura, CV Dewi Makmur terus memperluas jangkauannya. Produk DEWITI kini dikenal di berbagai negara dan menjadi bukti nyata bahwa UMKM bisa berkembang menjadi bisnis yang profesional dan berdaya saing global.

Kisah sukses Herdiana Dewi Utari menunjukkan bahwa alumni UGM tidak hanya berkontribusi melalui profesi formal, tetapi juga melalui sektor wirausaha berbasis UMKM yang memberikan dampak luas. "UMKM bukan pilihan cadangan, tetapi pilihan strategis bagi alumni untuk menciptakan karya nyata dan membuka peluang ekonomi," pungkas Herdiana.
 


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini