Bangkit Pascabencana, Para Pelaku Usaha Mikro Harus Kuatkan Growth Mindset

Bangkit Pascabencana, Para Pelaku Usaha Mikro Harus Kuatkan Growth Mindset

“Saya berharap Bapak dan Ibu bisa tumbuh secara perlahan. Karena usaha tidak pernah menghianati hasil,” ucapnya.

Rafi mengatakan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kembali mental kewirausahaan pascabencana. Pertama, menanamkan mindset yang lebih positif, seperti mengganti kalimat ‘Saya tidak bisa’ menjadi ‘Saya belum bisa’, atau ‘Saya gagal’ menjadi ‘Saya sedang belajar’.

Kedua, fokus pada aset yang masih dimiliki, bukan hanya uang. Keterampilan, relasi pelanggan, pengalaman bertahun-tahun, hingga dukungan keluarga merupakan modal sosial yang tak kalah penting. “Ini adalah bagian yang sangat penting karena bisa membantu karakter kita sebagai pengusaha yang resilience yang bisa bertahan pada kondisi sekarang,” ujarnya. 

Ketiga, merayakan kemajuan kecil. Menjual 10 produk setelah bencana atau membuka warung selama tiga jam sehari di minggu pertama pasca-banjir adalah bentuk keberhasilan yang patut diapresiasi.

“Di tengah kondisi yang rapuh saat ini, memiliki keterampilan adalah hal yang patut disyukuri dan mau berusaha walaupun kecil-kecil dulu. Kita sadar punya kompetensi dalam membuat kue dan bergerak satu langkah untuk membuat PO dulu itu luar biasa,” tuturnya. 

Keempat, membangun lingkungan pendukung. Solidaritas antar pelaku usaha, seperti saling bertukar bahan baku, menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi dapat mempercepat pemulihan.

“Kita harus bangga jika ada saudara kita yang mau berusaha dan jualannya laku. Itu kita harus senang dan saling mendukung,” ujarnya.


Editor: Red

Terkait

Komentar

Terkini