Salahkah Seorang Influencer Dapat Beasiswa? Berikut Pendapat Dosen UNAIR

Salahkah Seorang Influencer Dapat Beasiswa? Berikut Pendapat Dosen UNAIR

DUKUHUMKM, Surabaya- Baru-baru ini jagat dunia maya dihebohkan dengan munculnya salah seorang selebgram yang mendapat bantuan beasiswa pendidikan KIP-K. Fenomena itu sontak mengundang pro dan kontra dari masyarakat.

Dosen Ilmu Pop, Culture, and Celebrity Universitas Airlangga (UNAIR) Angga Prawadika Aji SIP MA turut memberikan komentar. Menurutnya, penyebab munculnya fenomena tersebut disebabkan adanya kebutuhan anak muda untuk mendapatkan fame atau popularitas di media sosial.

“Kebutuhan tersebut juga didorong karena saat ini telah banyak media sosial yang menyuguhkan banyak keuntungan jika memiliki popularitas yang tinggi. Alhasil, hal-hal yang demikian menyebabkan adanya niatan untuk menyalahgunakan beasiswa,” tambahnya. 

Angga menyayangkan bahwa fenomena tersebut dapat terjadi di kalangan mahasiswa yang menerima beasiswa. Pemberian beasiswa itu bertujuan untuk memberikan bantuan dana pendidikan dan hidup kepada mahasiswa yang kurang beruntung serta harus digunakan dengan tepat. 

“Dalam fenomena ini, terjadi adanya pergeseran dalam memaknai kebahagiaan hidup. Mayoritas dari mereka menganggap kekayaan dan popularitas dapat mendatangkan kebahagiaan hidup yang sebenarnya. Nyatanya, di kehidupan sehari-hari itu akan berdampak negatif pada anak muda,” tuturnya. 

Angga menambahkan, fenomena tersebut juga didukung dengan riset-riset sebelumnya di Amerika terkait fenomena serupa. Riset tersebut menyebutkan mayoritas anak muda pada 20 tahun lalu memaknai kebahagian hidup dinilai dari kemapanan, stabilitas dan keluarga yang harmonis. 

“Nah, pada riset lainnya dengan target anak muda sekarang menghasilkan hasil yang berbeda. Sebagian besar dari mereka mendewakan popularitas di dunia maya. Hal-hal itulah yang seharusnya dihindari oleh anak muda masa sekarang agar tidak tenggelam atas kebahagiaan yang fana,” imbuhnya. 


Editor: Red

Terkait

Komentar

Terkini